Get me outta here!

Rabu, 16 Oktober 2019

Fakta Menarik Kitab Kama Sutra


Mungkin beberapa dari Anda suda tidak asing lagi dengan Kamasutra. Ya! Seperti yang kita tahu bahwa Kamasutra merupakan kitab seks paling fenomenal di dunia. Buku ini selalu menjadi rujukan bagi siapapun yang ingin mengembangkan gaya bercinta. Namun, apakah anda tahu tentang asal-usul Kamasutra dan bagaimana isi dari buku itu bisa menyebar ke seluruh dunia. Berikut dibawah ini beberapa fakta menarik dari Kamasutra, yang dihimpun dari berbagai sumber. Ditulis oleh seorang pendeta Hindu dari India yang bernama Mallanaga Vatsyayana pada tahun 300 SM, satu bagian dari buku ditulus dalam Bahasa Sansakerta kuno ini memang berisi posisi-posisi hubungan seksual yang akhirnya identic dengan judulnya tersebut. Namun sebenarnua cuma satu bagian nya saja. atau mungkin karena saking kontroversalnya kiab ini, hanya bagian sex nya saja yang mungkin diingat oleh para pembaca. Namiun sebenarnya sangat banyak fakta yang lain yang rtidak kalah mengejutkan dan belum terekspos dari Kamasutra sendiri.

1. Jika dihitung, bagian yang menjelaskan dan berisi posisi-posisi seks itu hanya sekitar 20% saja dari keseluruhan
Melihat fakta dan anggapan masyaraka mungkin hampir diseluruh dunia terutama di Indonesia. Tidak sedikit yang men-judge langsung buku Kamasutra sebagai buku mesum. Padahal jika mengerti konteksnya, Kamasutra itu lebuh dari sekedar buku seks atau mesin saja. Namun karena image nya yang sudah melekat semakin susah juga mengubahnya. 

2. Salah kaprah orang orang mengenai Kamasutra. Karena bahasan Utama dari kitab ini bukan seks melainkan kehidupan
Pada saat diterjemahkan untuk pertama kali dalam Bahasa Inggris pada tahun 1883 oleh penulis asal Inggris bernama Sir Richard Francus Burton, buku ini memang sudah menyita perhatian dunia. ‘kama’ merupakan salah satu tujuan hidup yang diajarkan dalam ajaran hindu, yaitu ‘hasrat’. Sedangkan ‘sutra’ berarti manual atau petunjuk-petunjuk melakukan sesuatu. Nah salah satu hasrat yang dimaksud dalam buku ini memang hasrat seksual. Naum ada juga hasrat-hasrat lain yang dibahas Kamasutra.

Selain baba kedua mengenai hasrat seksual, buku ini berisi manual untuk menjalani dan menentuka priorotas hidup, mendapatkan pengetahuan, persatuan manusia dalam pernikahan, serta hubungan pria dan wanita secara keseluruhan. Jadi secara singkat buku ini merupakan petunjuk bagi manusia utnuk mendapatkan ‘kama’ atau hasrat- hasrat dalam hidup. Supaya tidak hanya tenggelam dalam kehidupan materii saja, namun juga menyelami kepuasan spiritual. 

3. Meski melekat kitab ini ditulis mengenai cara mendapatkan kepuasan seksual, Vatsyayana ternnyata adalah pendeta yang mengaku tak pernah berhubungan seksual
Vatsyayana merupakan pendeta Hindu yang dhidup di daerah India Utara abad ke-3 M. Seperti banyak pendeta hindu lainnya, Kabarnya Vatsyayana juga menjalani sumpa celibacy atau tidak melakukan hubungan seksual seumur hidupnya. Lalu bagaimana dia menulis Kamasutra? hal ini menimbulkan banyak spekulasi. Sepertinya Vatsyayana menulis atau lebih tepatnya mengumpulkan berbagai ‘pengetahuan seksual’ yang diturunkan dari masa ke masa di india, sebagai bentuk meditasi diri. semacam untuk menguji komitmen terhadap dirinya sendiri. Namun ada pula yang menyebutkan Kamasutra disusun atas perintah raja karena banyak wanita pada masa itu tidak puas dengan kehidupan rumah tangganya,

Kehidupan seksual memang tidak bisa dilepaskan dari kehidupan manusa. Banyak juga yang bilang bahwa insting atau hasrat seksual merupakan hal paling primitive dan natural dari diri manusia. Jadi walaupun bagi sebagian orang tabu. Namun pembahasan mengenai seksualitas memang selalu relevan dan selalu mengundang perhatian.

0 komentar:

Posting Komentar