Get me outta here!

Selasa, 25 Desember 2018

Sekarang Es Lilin Dibungkus Dan Dihadirkan Dengan Rasa Kekinian

Es yang dibuat dengan gaya sederhana ini sangat favorit di zamannya. Kini dibuat dengan gaya berbeda dengan bahan kekinian.

Es lilin dibuat dengan beragam rasa. Kalau zaman dulu, ibu kita sering membuat es lilin dengan pembungkus es bambo dan diisi dengan es teh, susu hingga es buah. Yang paling diingat pasti ada es cokelat dan juga kacang hijau.

Tak hanya dibungkus dengan plastik es mambo, es lilin juga sering disebut dengan es potong. Ditusuk dengan batang bambu ini memiliki nama es potong unyul. Dibungkus dengan plastik, perasa dan santan berpadu menjadi satu dan disajikan dengan celupan cokelat. 

Dulu anak-anak saat sepulang sekolah selalu membeli es ini. Dijual dengan harga Rp 1.000 per potong kecilnya.

Bernostalgia dengan jajanan es tahun 90-an. Di awal tahun ini, anak millenial membuat gebrakan baru dengan membekukan berbagai jenis minuman kemasan kotak. Mulai dari susu Milo, Yakult, Frishian Flag, Ultra Milk, Indomilk Pisang hingga Buavita.

Pecinta es mambo membuat es ini agar tak harus membuat sari kacang hijau atau seduhan minuman cokelat. Cukup membelinya dan simpan dalam freezer selama semalam. Dan buka kotak kartonnya dengan bantuan pisau, kenyot hingga habis!

Baru beberapa bulan yang lalu kembali hadir es lilin dengan perpaduan jajanan enak. Mulai dari Beng-beng, Oreo, Silver Queen hingga Chocolatos. Bahannya hanya jajanan tersebut dan susu UHT kemasan.

Cara membuatnya juga sangat mudah. Cukup potong-potong kemudian masukkan ke dalam bungkus Beng-Beng dan siram dengan susu UHT putih. Simpan dalam lemari es hingga membeku dan nikmati dingin-dingin.

Dengan cara yang sama, ini dapat juga digunakan dengan pelengkap Oreo hingga Ultra Milk.

1 komentar: