Mobil Replika Ini Bisa Jadi Paling Cepat Di Dunia

Rabu, 19 Desember 2018

Mobil Replika Ini Bisa Jadi Paling Cepat Di Dunia


Untuk memboyong satu mobil sport, super, atau berotot memang dibutuhkan dana yang tidak sedikit. Sebagai contoh, satu unit Shelby Cobra yang merupakan mobil produksi pertama, terjual sebesar US$ 13 juta atau setara dengan Rp 170,3 miliar.

Namun, bagi pecinta roda empat yang menginginkan mobil dengan harga yang pastinya di bawa Shelby Cobra produksi pertama, dan tetap memiliki performa yang luar biasa, kini ada alternatif lain dari perusahaan tuning Superformance. Perusahaan ini, mengkhususkan diri untuk membuat replika sportcar ikonis asal Amerika Serikat.

Bahkan, karya perusahaan pembuat mobil imitasi yang disetujui langsung oleh Caroll Shelby ini pernah membuat Shelby Cobra jalan raya, yang mampu memecahkan rekor, dengan kecepatan maksimum hingga 318 km/jam di Daytona pada 1967.

Kini, 50 tahun kemudian, replika terbaru dari Superformance Cobra MKIII menawarkan kecepatan yang lebih tinggi, dan berhasil mendapatkan gelar Cobra jalanan tercepat di dunia dengan 324 km/jam di Mojave Air and Space Port.

Catatan rekor ini ditorehkan sendiri oleh pemilik Cobra replika, Ted Taormina. Bahkan, sang empunya mobil memiliki julukan sendiri untuk kuda besi palsu kesayangannya tersebut, yaitu The Italian Job.

Selanjutnya
Julukan ini bukan tanpa alasan, pasalnya Shelby Cobra tiruan ini mendapatkan kelir dasar putih, dengan ornamen hijau dan merah seperti bendera Italia.

"Apa yang telah dicapai Ted untuk Superformance MKIII kami luar biasa," jelas Superformance CEO, Lance Stander, seperti dikutip Carbuzz.

Untuk jantung penggeraknya, mobil tiruan ini dipersenjatai dengan mesin V8 427 FE milik Shelby dengan daya mencapai 690 Tk, dan torsi maksimum sebesar 963 Nm.

Untuk mendapatkan aerodinamis yang baik, terdapat spoiler depan dan diffuser di buritan untuk downforce tambahan. Selain itu, mobil ini juga mendapatkan panel aluminium yang menutup bagian bawah agar mobil lebih stabil.

0 komentar :

Posting Komentar